Wednesday, February 17, 2010

ALASAN

Di sebuah cafe, sepasang muda-mudi sedang berpacaran. Terjadilah percakapan berikut:


Pemudi: "Mengapa kamu menyukai saya? Mengapa kamu mencintaiku?"

Pemuda: "Aku tidak bisa memberitahu alasannya ... tapi aku benar-benar mencintaimu."

Pemudi: "Tuh kan! Kamu bahkan tidak bisa menceritakan alasannya ...
bagaimana kamu bisa bilang kamu menyukai aku? Bagaimana kamu bisa bilang kamu mencintaiku?"

Pemuda: "Aku benar-benar tidak tahu alasannya, tapi aku bisa membuktikan bahwa aku mencintaimu."



Pemudi: "BUKTI? TIDAK! Aku ingin kamu menceritakan alasannya. Pacarnya temanku aja bisa mengatakan padanya mengapa dia mencintainya tetapi kenapa kamu tidak?"

Pemuda: "Ok .. ok! Ehm ... karena kamu cantik, karena suara kamu lembut, karena kamu perhatian, karena kamu mencintai aku, karena kamu bijaksana, karena senyummu, karena setiap sentuhanmu."

Si Pemudi merasa sangat puas dengan jawabannya.

* * * * *


Sayangnya, beberapa hari kemudian, si Pemudi mengalami sebuah kecelakaan dan menjadi koma. Si Pemuda kemudian meletakkan sebuah surat di sisinya, dan berikut adalah isi suratnya:

"Darling, karena suara manis kamulah, aku mencintaimu ...
Sekarang Kamu bisa bicara? Tidak! Oleh karena itu aku tidak bisa mencintai kamu.
Karena perhatian dan kepedulian kamu, aku suka padamu.
Sekarang kamu tidak dapat menunjukkannya lagi, maka aku tidak bisa mencintai kamu. Karena senyumanmu, karena sentuhanmu, aku mencintaimu.
Sekarang bisakah kamu tersenyum? Sekarang bisakah kamu bergerak?
Tidak, oleh karena itu aku tidak bisa cinta padamu.
Jika cinta butuh alasan, seperti sekarang, tidak ada alasan bagiku untuk mencintai kamu lagi.
Apakah cinta butuh alasan? TIDAK!
Oleh karena itu, aku masih mencintaimu dan cinta tidak memerlukan alasan."

* * * *


Kadang-kadang yang terbaik dan hal-hal yang paling indah di dunia tidak dapat dilihat, tidak bisa disentuh, tetapi dapat dirasakan dalam hati.

No comments:

Post a Comment